Hindari Lakukan Kesalahan! Ketahuilah Cara Bersihkan Kawat Nyamuk yang Benar

Kegiatan bebersih rumah bisa sangat membosankan dan lebih sering penghuni rumah tidak melakukannya secara rutin. Sebagai kegiatan bebenah standar termasuk menyapu dan mengepel lantai yang mungkin dilakukan rutin tiap hari. Namun membersihkan bagian lain seperti mengelap perabotan, sarang laba-laba dilagit-lagit, jendela, pintu bahkan kawat nyamuk mungkin hanya dilakukan sebulan sekali atau kala akan mengadakan acara di rumah sehingga semua bagian rumah mulai diperhatikan.

Inilah Cara Ampuh Membersihkan Kawat Nyamuk yang Benar

Dari semua hal yang disebutkan di atas, kawat yang dipasang untuk menghalau nyamuk adalah bagian yang paling sering terabaikan. Hanya ketika bagian tersebut sampai terlihat sangat kotor dengan debu tebal, barulah penghuni rumah memikirkan bagaimana cara membersihkannya. Kala kondisi sudah sangat kotor maka solusi terbaik adalah mencopotnya, menggosok, menyemprot dengan air dari selang dan mengeringkannya. Keseluruhan proses menjadi panjang dan melelahkan sedangkan sebenarnya masih banyak cara mudah untuk membersihkan kawat tersebut tanpa harus mencopotnya.

1. Gunakan Vacuum Bukan Kemoceng

Seringkali untuk mengatasi debu yang menumpuk, anda akan menggunakan kemoceng. Faktanya, benda tersebut digerakan kesamping atau atas bawah dan hanya memindahkan debu dari tempat tersebut ke tempat lain. Orang sering mengarahkan kemoceng kebawah agar dapat disapu nantinya, namun hal tersebut bukanlah cara yang pas, terutama untuk membersihkan kawat nyamuk magnet yang posisinya mendatar didinding yang merekat kuat. Penyedot debu dengan microfibre atau elektrostatika mampu menahan debu untuk berpindah. Gunakan penyedot dengan bentuk corong dengan ujung bulu untuk menarik debu dengan lebih maksimal.

2. Koran Bekas

Meletakan koran bekas yang sudah dibasahi dengan air dan ditempelkan pada kasa nyamuk akan dapat mengangkan debu dengan lebih efektif. Hindari menggunakan sikat dan mengosoknya terlalu keras karena dapat mengoyak lapisan kawat. Bahan kawatnya sangat rapuh dan tidak sesuai dibersihkan dengan keras. Oleh karena itu bersihkan lebih rutin agak tidak terlalu kotor menjadi terlalu sulit dibersihkan.

3. Bersihkan Jendela

Jangan hanya terpaku membersihkan bagian kawat saja, lakukan pembersihan menyeluruh pada jendela dan kusen sehingga debu dan kotoran tidak berpindah tempat dan menjadikan kegiatan bebersih anda menjadi sia-sia. Ketika anda dengan membersihkan kawat tersebut, bersihkan pula bagian lain yang berada didekatnya, baik kusen jendela atau meja dan perabotan lain didekatnya.

Baca juga: 7 Sistem Keamanan Paling Ampuh Untuk Toko

3. Cairan pembersih

Untuk memastikan tidak ada debu yang tertinggal setelah di vacuum, anda dapat menggunakan pembersih microfibre ke lap dan mengelap bagian kawat dengan mudah. Jangan menyemprotkan cairan pembersih langsung pada kawat nyamuk dan membuat permukaannya menjadi bawah dan licin dan jadi harus menggunakan lap kering sehingga menjadikan proses lebih panjang dan lebih melelahkan.

4. Tidak Lupa Mengganti Filter Vacuum

Alat penyedot debu didesain untuk menangkap debu tipis dan kotoran lainnya yang tidak dapat dicapai oleh alat pembersih biasa. Namun bila filter pembersih pada alat vacuum sendiri tidak dibersihkan dengan rutin maka akan membutnya tidak dapat berfungsi dengan optimal. Alat vacuum dapat tersumbat dan bahkankemudian dapat menghembuskan debu kembali ke udara. Hindari pembersihan rumah dengan menggunakan alat yang kurang bersih pula.

Membersihkan kawat penyaring untuk menghindari serangan nyamuk secara rutin akan menghindari proses pembersihan panjang dengan cara mencopotnya. Terlebih lagi pembersihan berkala justru lebih sehat bagi rumah anda dan fungsi kawat tersebut dapat berlaku secara maksimal. HIndari mengusir nyamuk malah mengumpulkan debu yang juga berbahaya bagi kesehatan penghuni rumah.

COMMENTS