Pola Penyusunan Meja Untuk Ruang Rapat Professional

Pola Penyusunan Meja Untuk Ruang Rapat Professional

Dalam dunia kerja, meeting atau rapat adalah hal yang lumrah dilakukan untuk membahas berbagai hal terkait perusahaan. Rapat dapat dilakukan dengan kolega internal maupun dari pihak eksternal perusahaan. Sebagai tempat untuk membahas hal-hal penting untuk kelangsungan perusahaan, maka sudah barang tentu ruang rapat perlu didesain nyaman. Tampilan interior yang membuat tampak professional juga diperlukan. Ini bisa menjadi cerminan perusahaan terutama ketika Anda sedang membahas transaksi bisnis dengan pihak luar perusahaan.

Salah satu komponen yang pasti harus ada di dalam ruang rapat adalah meja. Bentuk dan jenis meja kantor ada bermacam-macam. Anda dapat menemukannya di beberapa departement store maupun toko furniture yang bergerak di bisnis jual meja kantor. Namun sebelum Anda memutuskan untuk membeli jenis meja kantor tertentu, ada baiknya Anda menetapkan pola tata letak atau desain penyusunan yang diharapkan untuk ruang rapat tersebut terlebih dahulu. Hal ini sangat penting untuk mengedepankan efisiensi dan efektifitas selama rapat berlangsung.

Setelah polanya ditentukan, barulah Anda dapat dengan nyaman memilih meja dan interior pendukung lainnya yang sesuai. Ada berbagai macam bentuk penyusunan meja ruang rapat yang biasa digunakan. Simak ulasan berikut ini sebagai referensi pola penyusunan meja ruang rapat Anda.

Pola Penyusunan Meja Untuk Ruang Rapat

Untuk penyusunan meja ruang rapat biasanya memiliki pola yang berbeda dengan penyusunan meja kerja kantor atau workstation pada umumnya. Hal ini tergantung pada skala perusahaan, luas ruangan dan karakter perusahaan.
Pola penyusunan yang lazim digunakan adalah sebagai berikut :

1. U-Shape

U-Shape

Sesuai dengan namanya, pola penyusunan meja dengan tipe ini membentuk huruf “U”. Pola ini efektif untuk jumlah peserta dan skala ruangan medium (kapasitas sekitar 20 peserta). Dengan penyusunan ini akan memudahkan peserta untuk saling berinteraksi karena masing-masing peserta akan mudah menatap wajah peserta lainnya. Biasanya meja yang digunakan untuk membentuk huruf U adalah meja persegi maupun persegi panjang. Kursi disusun di sisi luar meja menghadap ke bagian tengah.

2. Boardroom

Boardroom

Hampir sama dengan konsep U-shape yang memudahkan interaksi antar peserta, pola boardroom ini lebih mendekatkan masing-masing peserta dan dapat digunakan untuk skala yang lebih kecil daripada U-shape. Untuk bentuk mejanya Anda bisa memilih meja berukuran besar atau menggabungkan beberapa meja berukuran lebih kecil untuk menjadi satu kesatuan yang lebih besar. Apabila Anda memilih menggabungkan beberapa meja maka pastikan tinggi masing-masing meja sama agar tidak mengurangi kenyamanan.

 

3. Classroom

Classroom

Pola penyusunan ini dibuat serupa model kelas pada saat sekolah, dimana masing-masing peserta akan fokus kepada pembicara yang berada di depan. Interaksi peserta diharapkan hanya dengan pembicara yang berada di depan dan menghadap ke para peserta. Tipe ini umumnya hanya untuk kapasitas menengah. Untuk mejanya ada yang menggunakan meja kecil yang digabungkan pada masing-masing kursi dan ada juga yang menggunakan meja untuk per baris. Kursi dan meja ini biasanya ditata menghadap ke depan.

Baca ini juga: Harga Pasir Terbaru Dari Berbagai Jenis Update April 2019

4. Banquet

Banquet

Pola ini biasanya ditemui hanya pada perusahaan-perusahaan eksklusif. Pola ini menggunakan meja bundar yang biasanya juga ditujukan untuk rapat sambari makan (siang/malam) bersama. Sehingga biasanya yang digunakan adalah meja bulat untuk makan yang ditata sesuai selera. Konsep ini biasanya digabungkan dengan acara besar sehingga biasanya terdapat beberapa meja bundar dalam 1 ruangan. Tujuannya lebih kepada diskusi yang membagi peserta kedalam kelompok-kelompok. Tentu saja pola ini sasarannya untuk kapasitas besar dan membutugkan ruangan yang cukup besar pula.

Demikian beberapa pola penyusuan meja kerja untuk ruang rapat professional pada umumnya. Dalam menyusun desain interior ruang rapat fokus utama yang perlu diperhatikan yakni penyusunan peserta dan peletakan meja kantor. Setelah itu baru Anda dapat menambahkan interior lainnya seperti layar, papan tulis, in-focus, dan lain sebagainya pada spot-spot yang sesuai.